Sangat disayangkan, musik sebagai salah satu cabang kesenian
banyak dimanfaatkan oleh kelompok ritual tertentu untuk menyosialisaikan
penyembahan dan pemujaan iblis. Kegemaran generasi muda untuk mengidolakan
musisi secara fanatik menjadi sarana untuk menyebarluaskan pengaruh dan
kesesatan dan menjauhkan pemuda dari dasar agama. Permusuhan surga dan neraka
akan terus berlangsung dengan berbagai cara. Salah satu yang ampuh adalah
memanfaatkan sihir musik yang ada pada golongan tertentu bertransformasi
menjadi sugesti untuk melakukan semua yang dianjurkan oleh para musisi melalui
lirik dan irama lagunya.
1.
Madona secara terang-terangan diketahui umum
sebagai agen Freemason dan Illuminati yang menjadi duta kaderisasi kelompok
penyembah berhala, khusus nya kepada Lucifer, Iblis Cahaya. Banyak pemerhati
lirik lagu mengatakan bahwa Madona menunjukkan pemujaannya kepada berhala
secara jelas dalam lagu Ray of Light
(Sinar Cahaya). Transformasi dirinya menjadi burung hitam dan anjing hitam juga
sejalan dengan kisah-kisah penjelmaan setan menjadi burung dan anjing dalam kitab suci..
2.
Britney Spears juga dikabarkan sempat menjadi
agen Freemason yang menyerbarluaskan ajaran kebebasan dan pemujaan kepada
iblis. Salah satu lagu yang paling fenomenal adalah lagu I’m A Slave For You. Lirik lagu tersebut diartikan sebagai ajaran untuk menyerahkan diri kepada kekuatan
gelap yang tak dapat di elakkan. Kabrnya
ketika Britney memutuskan untuk keluar dari kelompok tersebut, karier
dan kehidupan pribadinya hancur berantakan. Hal tersebut ditunjukkan ketika
Britney sempat membuat sebuah single yang berjudul Rebellion namun lagu tersebut tidak di rilis oleh produser rekaman.
3. Ozzy Osbourne mengatakan disalah satu lagunya “Anggur baik, tapi wiski lebih cepat. Bunuh
dirilah satu-satunya jalan keluar”.
4.
Rocker Gaek, David Bowiese sumbar pada wawancaradi majalah
Rolling Stone “Rock akan selalu menjadi
musik setan”.
5.
Kabarnya, jika lirik lagu Stairway to Heaven
milik Led Zeppelin dibalik, akan membentuk kalimat pemujaan kepada setan.
6.
Ketika menerima penghargaan MTV Award tahun
1992, Red Hot Chili Peppers berucap “pertama-tama
kami ingin berterimakasih kepada setan”.
7. Marilyn
Manson pada Agustus 1996 berujar “saya
berharap dikenang sebagai sosok yang mengakhiri sejarah kekristenan”. Untuk
itu ia tidak ragu merobek-robek injjil dan mengumpat Yesus Kristus.
8. Salah
satu band rock Indonesia yang sangat terkenal, pada setiap sampul albumnya juga
menyiratkan makna-makna okultisme (pemujaan dewa) Mesir. Motor dari band
tersebut juga disebut-sebut sebagai agen Yahudi.
9. Dave
Mustaine, pentolan grup metal legendaris, Megadeth, sejak mengikatkan diri pada
komitmen Kristennya, berjanji tidak akan lagi menyanyikan lagu The Conjuring yang dibuat pada 1986.
Alasannya, lagu itu dulu diciptakan sarat dengan mantra-mantra ilmu hitam dan
pemujaan iblis.
10. Band
Black Metal dari Norwegia, Burzum secara terang-terangan menghujat Yesus dan
menganjurkan perpecahan manusia. Tahun 1993, sang vokalis dipenjara karena
mencoba membakar gereja
No comments:
Post a Comment