Friday, 9 May 2014

DRAKULA, MITOS ATAU FAKTA



A.      Sosok Drakula Dimata Masyarakat.
Rasanya setiap orang di penjuru dunia mengetahui atau setidaknya pernah mendengar apa dan bagaimana sosok drakula si penghisap darah. Ada yang menyebutnya juga sebagai vampir, walaupun keduanya memiliki latar belakang cerita yang berbeda. Sosok vampir diceritakan sebagai korban-korban drakula yang melalui gigitan pada leher dapat mengubah seorang manusia menjadi vampir. Cerita-cerita seperti ini memang diangkat dari mitos sosok seorang pangeran kegelapan bernama Vlad yang  mendiami sebuah puri di puncak Bukit transylvania, sebuah wilayah di Rumania. Wujudnya digambarkan sebagai pria elegan, berjas panjang, tampan, dan memiliki dua taring yaang panjang ketika ia sedang kehausan. Tapi, benarkah sosok ini hanya menjadi mitos atau dongeng nutuk menkut-nakuti anak-anak yang nakal? Ternyata, banyak orang mencurigai bahwa penggambaran tokoh drakula yang ada selama ini hanya untuk mengelabui umat islam. Sebab, sesungguhnya sosok si penghisap darah ini nyata adanya. Sosok inilah pembantai 300.000 orang umat islam. Anda percaya?

B.      Pembantaian Umat Muslim.
Vlad III atau Vlad tepes merupakan putra seorang panglima militer bernama Basarab yang di poskan di Transylvania. Pemilik nama asli Dracula ini dilahirkan pada 1431 m, di Benteng Shigisoara, Rumania. Oleh ayahnya, Vlad III diangkat sebagai anggota Orde Naga. Kata ‘dracul’ merupakan istilah untuk menyebut naga.
Vlad III tumbuh sebagai anak yang rendah diri dan tertutup dengan kebiasaan-kebiasaan sadis yang dibawa sejak kecil. Ia sering menangkap tikus dan burung, lalu menyula (memasukkan sesuatu dari lubang dubur hingga tembus ke mulut, perut, dad, atau leher) binatang-binatang tersebut dengan tombak kecil. Perilaku sadis ini terbawa kepadanya hingga tewas.
sosokVlad Dracul (wikipedia)
Ketika pasukan Ottoman Turki berhasil memenangkan perang, Vlad Dracul memutuskan untuk memeluk islam. Bukan karena keimanannya, tetapi karena berpura-pura agar ia tidak dihukum. Selain  itu, ia ingin mempelajari seni tempur pasukan Islam yang luar biasa.
Penyamarannya ini begitu sempurna sehinggakekaisaran Turki membantunyauntuk berkuasa di Wallachia. Pada masa inilah teror-teror mengerikan itu mendapat momentumnya. Segera setelah ia memiliki kekuasaan, Vlad Dracul mendeklarasikan pemberontakannya kepada Turki. Para prajurit Turki yang dulu membantunya, ditangkap dan dipenjarakan para tentara islam itu dilempari kotoran dan batu, lalu dipukuli sepanjang perjalanan menuju tanah lapang.
Rakyat wallachia mendukung tindakan penguasa baru mereka. Sesampainya dilapangan, satu-persatu prajurit Turki disula dan dibiarkan mati kesakitan serta kehabisan darah. Para pemuda-pemuda Turki yang sedang belajar pun tak lepas dari siksaan Vlad Dracul. Mereka ditangkap, ditelanjangi, dipukul,  dan dikumpulkan dalam satu bangunan. Setelah itu, dibakar hidup-hidup.
Vlad juga melakukan penyiksaan lain, seperti memotong payudara, memaku topi ke kepala korban, menyeret korban dengan kuda hingga organ tubuhnya lepas, memanggang hidup-hidup, dan aneka jenis  siksaan lain yang tak terbayangkan deritanya. Total korban Vlad Dracul diperkirakan antara 100.000 hingga 300.000 orang islam.

C.      Alasan Disembunyikannya Kisah Pembantaian Umat Muslim.
Banyak sejarawan islam mengatakan bahwa fskts ini disimpan rapat-rapatoleh Barat agar umat Islam melupakan sejarah kelam atas pembantaian sadis tersebut. Bagi barat, Vlad Dracula adalah pahlawan perang. Namun bagi tentara muslim, dia adalah seorang murtad yang secara biadab menumpahkan darah umat muslim dengan cara-cara iblis. Kebiadaban Vlad akhirnya dapat ditumpas oleh Sultan Mehmed II. Mayatnya diyakini telah dikuburkan disebuah biara bernama Snagov Monastery hingga kini.
                (151 konspirasi dunia)

No comments:

Post a Comment